Ini Generasi Isuzu Panther di Indonesia

Anak 1990-an pasti tak asing dengan Isuzu Panther. Suara mesin Isuzu Panther, dan asap hasil pembakaran solarnya, begitu khas menemani masa kecil millennial. Tak hanya itu, Panther juga dikenal dengan identitas mobil yang irit, tangguh, dan bandel.

Dengan berbagai kelebihannya, mobil yang dikembangkan pertama kali di Jepang ini memiliki purnajual yang tinggi. Nah, berikut 5 hal menarik di balik perjalanan Isuzu Panther dari generasi ke generasi.

Karoseri generasi pertama Isuzu Panther

Generasi pertama Isuzu Panther mengaspal di Indonesia pada 1991. Ditenagai mesin c233 bertenaga 2.300 cc dengan 4 silinder indirect injection. Mesin Isuzu Panther ini mampu menyemburkan tenaga maksimum hingga 60dk pada 4300 rpm.

Pada generasi pertama ini Panther meluncurkan 6 varian, yaitu Panther Grand Deluxe, Deluxe (Total Assy), Panther Hi – Grade, Bravo, Miyabi, dan Standart.

Ada 8 varian Isuzu Panther pada generasi kedua

Generasi kedua Isuzu Panther di Indonesia hadir dengan 8 varian, yaitu Panther Grand Royal, New Royal, Royal, Hi–Grade, New Hi–Grade, Hi–Sporty, Deluxe, dan Standart. Mobil Panther generasi kedua ini ditenagai mesin berkapasitas 2.500 cc OHV (Over Head Valve) direct Injection dengan tenaga maksimum 86 hp di 3.900 rpm.

Pada generasi kedua ini, terdapat beberapa perbedaan dari generasi pertamanya. Selain spesifikasi mesin yang lebih bertenaga, desain eksteriornya juga berbeda. Namun, Panther tetap mempertahankan ciri khasnya dengan lampu depan yang lebar.

New Panther bertransmisi otomatis, gebrakan generasi ketiga Isuzu Panther

Isuzu meluncurkan generasi ketiga Panther pada tahun 2000. Mesin yang digunakan tidak jauh berbeda dengan generasi sebelumnya. Panther pada generasi ketiganya meluncurkan New Panther, mobil yang sudah menggunakan transmisi otomatis dan mesin turbo diesel.

Kemunculan New Panther ini merupakan produk baru dari ‘Sang Legendaris’ dan pada generasi ketiga ini juga menawarkan varian terbaru, yaitu Panther Grand Touring, Touring, SS, SV, LV, LM, dan SM.

Generasi keempat, penutup generasi Isuzu Panther

Mobil generasi keempat bisa dibilang sebagai facelift dari generasi sebelumnya. Tak banyak perubahan pada generasi ini. Perbedaan dapat dilihat dari grill, desain lampu, dan interior yang lebih modern.

Mobil Isuzu Panther yang mengaspal pada 2005 ini juga tidak banyak perubahan pada ruang bakarnya, tetapi mobil generasi keempat ini dilengkapi dengan turbo berstandar Euro. Isuzu Panther generasi keempat memiliki beberapa varian, seperti LS Turbo, LS Hi – Grade, Grand Touring, Touring, Adventure, LV, LV FF, Smart, dan Smart FF.

Facelift jadi andalan Isuzu Panther setelah generasi keempat Isuzu

Setelah ditutup generasi keempat, Isuzu Panther lebih sering melakukan facelift dari salah satu produk andalannya pada 2009. Tahun 2013, Isuzu kembali melakukan facelift pada Panther dan bertahan hingga sekarang.

Perubahan yang dilakukan Panther facelift terlihat pada bagian desain speedometer, rear tow hook, pintu belakang, dan model ban serep. Isuzu Panther tetap berusaha mengikut tren pasar namun tetap mempertahankan ciri khasnya sebagai mobil kokoh dan tangguh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IBX5B3EE8CA50191