Pabrikan Asal AS Dari China Bakal Dipindah ke Brebes!

Pabrikan Asal AS Dari China Bakal Dipindah ke Brebes! —– Nama Brebes, tiba-tiba menjadi buah bibir. Ini menyusul dijadikannya Brebes sebagai lokasi baru relokasi pabrik PT Shyang Yao Fung, salah satu pabrik yang memproduksi brand kenamaan yang buyernya antara lain Adidas, yang pindah dari Tangerang.

Tak hanya itu, Brebes juga dikabarkan akan dipersiapkan untuk menampung relokasi pabrik-pabrik multinasional milik AS di China yang akan dipindah ke Indonesia.

Hal ini diceritakan oleh Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, soal percakapan ‘rahasia’ antara Presiden Jokowi dengan Presiden AS Donald Trump. Jokowi berbicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, perihal pembahasan peluang investasi di bidang farmasi di Indonesia, karena 90% bahan baku farmasi harus impor.

“Presiden Jokowi bicara dengan Presiden Trump, sekarang Presiden Trump dengan Indonesia. Karena dia berantem dengan Tiongkok, dia mau relokasi industrinya (di China), saya diminta presiden untuk bicara nanti sama pembantu Presiden Trump,” sebut Luhut di minggu pertama Mei.

Luhut memang tak secara gamblang menjelaskan kapan pembicaraan tersebut. Namun, komunikasi kedua pemimpin yang diketahui publik terungkap saat Trump dalam cuitannnya di akun twitter pribadinya @realDonaldTrump, pada Jumat (24/4) yang lewat, mengungkapkan soal permintaan bantuan ventilator dari Presiden Jokowi.

Luhut selanjutnya menjelaskan, pemerintah sedang menyiapkan lahan 4.000 hektare di Jawa Tengah. Lahan itu khusus disediakan untuk kawasan ekonomi khusus untuk industri farmasi. “Sekarang kita kerjakan. Sambil kita bicarakan dengan Gubernur Jateng, untuk sekarang kita mulai. Sebenarnya itu pernah dikerjakan itu tapi terhenti, nah, jadi kalau dibilang nggak [jalan] ini industri jalan semua, sekarang misalnya industri APD sekarang buatan dalam negeri 1,5 juta produksi per bulan,” kata Luhut.

Pernyataan Luhut soal kawasan industri seluas 4.000 hektare bisa dianggap merujuk pada kawasan industri di Brebes, sebab Kawasan Industri di Kendal luasnya hanya 2.200 hektare.

Pihak Jubir Kemenko Marves Jodi Mahardi saat diminta penjelasan bertutur bahwa masih butuh waktu dan koordinasi dengan beberapa pihak untuk menjelaskan soal rencana besar tersebut.

Sebagai informasi, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang sebelumnya sudah menyiapkan 27 kawasan industri baru yang akan dibangun dalam kurun waktu 2020-2024.

Salah satu daerah yang akan dibangun kawasan industri, yaitu di Brebes, Jawa Tengah. Brebes selama ini terkenal dengan bawang dan telur asinnya.

“Dari 27 kawasan itu, hanya ada 2 di Pulau Jawa. Satu di Brebes dan satu di Madura. Selebihnya, atau 25 lainnya diarahkan di kawasan-kawasan industri di luar Pulau Jawa,” ujar Agus.

Pemda Kabupaten Brebes sendiri telah merencanakan pengembangan Kawasan Industri Brebes (KIB) seluas 3.976 hektare dan untuk Kawasan Peruntukan Industri Brebes (KPIB) seluas 5.070 hektare. Kawasan industri ini akan membentang dari kecamatan Losari, Tanjung hingga Bulakamba.

Dalam catatan resmi Pemkab Brebes, sebanyak 39 perusahaan yang bergerak di berbagai sektor usaha telah mendaftar sebagai penghuni Kawasan Industri Brebes sampai November 2019. Sebanyak 24 investor yang telah mendirikan pabrik di Kabupaten Brebes, selebihnya masih dalam proses perizinan sebanyak 12 perusahaan hingga akhir 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IBX5B3EE8CA50191