Natar – Empat (4) Oknum Perangkat Desa Kalisari , Kecamatan Natar , Kabupaten Lampung Selatan, menjadi sorotan publik. telah sebuah postingan pengakuan keluhan warga viral di media sosial tentang dugaan banyak indikasi korupsi hingga menimbulkan banyak permasalahan yang terjadi di desa tersebut yang dilakukan ke 4 oknum perangkat Desa Kalisari.
Dalam postingan yang di unggah akun bernama Azza dan Bengkel las Revan di beberapa group medsos Facebook Kecamatan Natar pada (3/12/2025) menyebutkan.
“Ini orang yang korupsi di balai desa Natar hayo hadirr,duit rakyat gak mampu bok di Telen semua juga.kebanyakan ngisep sopsititeng liat duit matanya melotot .isi narasi serta menampilkan photo ke 4 oknum perangkat tersebut beserta informasi ketidak hadirannya dalam agenda rapat Desa mendadak viral banyak menuai banyak komentar netizen.
Diketahui baru – baru yang sedang dipertontonkan kembali di Desa Kalisari Kecamatan Natar , Kabupaten Lampung Selatan yang mana Bantuan sosial (bansos) Non Tunai (BPNT) puluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diduga digelapkan oleh sejumlah oknum perangkat desa kuat dugaan adanya keterlibatan oknum Kepala Desa Kalisari.
Dari hasil penelusuran yang dikumpulkan wartawan dari berbagai sumber warga di desa Kalisari beberkan adanya puluhan keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan Dana Bansos Non Tunai (BPNT) hingga Warga yang telah meninggal tercatat masih menerima bantuan namun di kuasai sepenuhnya oleh oknum – oknum desa terindikasi telah di gelap selama bertahun-tahun.
Tidak hanya itu dari pengakuan banyak warga menyebutkan banyaknya pungli yang terjadi yang mana sejak dulu dana bantuan yang di peroleh warga selalu mendapatkan potongan dari oknum – oknum perangkat desa dengan potongan bervariasi Rp 40 ribu hingga Rp 30 setiap bantuan yang di cairkan warga di desa kalisari.ucap warga
Warga menyebutkan sejumlah oknum perangkat Desa Kalisari yang diduga kerap melakukan pungli hingga korupsi.
1.Sekretaris Desa bernama – Deni2.Kaur perencanaan -Galih kasi.3.Kasi pemerintahan – ida 4.Direktur BUMDES – Suherlina kuat dugaan oknum Kades Sutikno ikut terlibat.
“Pasalnya banyak warga Desa Kalisari sejak lama mengetahui adanya dugaan oknum kades bersama sejumlah perangkat desa yang kerap melakukan korupsi dari berbagai anggaran desa yang di lontarkan pemerintah pusat untuk desa Kalisari seperti yang ramai di beritakan media belum lama ini ,diduga oknum Kades Sutikno Kuasa BUMDES dan adanya Kegiatan Fiktif Ratusan Juta.
Sebagaimana yang tercantum dalam pagu dana desa 2024 untuk Desa Kalisari Kecamatan Natar mendapatkan pagu senilai 1.652.000.000,-.Warga menduga sejumlah dana Bumdes raib tanpa jejak , kegiatan Fiktif dan tidak dipertanggungjawabkan secara transparan.





